Keistimewaan, Keutamaan dan Amalan di Bulan Rajab

Keistimewaan, Keutamaan dan Amalan di Bulan Rajab

Bulan Rajab adalah salah satu dari bulan haram yang empat yaitu Rajab, Dzulqa’idah, Dzulhijjah, dan Muharram.

Untuk tahun 1440H 1 Rajab jatuh pada tanggal 6 Maret 2019.

Apa Makna Bulan Haram?

Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah berkata, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna :

  1. Pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.
  2. Pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan itu. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.” (Lihat Zaadul Masiir, tafsir surat At Taubah ayat 36)

Adanya empat (4) bulan Haram ini dapat kita lihat dalam Firman Allah ‘Azza Wajala yang artinya :

Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu Menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa. (QS. At-Taubah : 36)

Dalam ayat tersebut di atas Allah ‘Azza Wajalla telah menyebutkan bahwa ada empat (4) bulan Haram dari dua belas (12) bulan yang sudah Allah tetapkan. Keempat bulan Haram tersebut dapat kita temui rinciannya dalam hadist Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang artinya :

“Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqa’idah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679)

Amalan/ Ibadah Khusus di Bulan Rajab

 Sebagaimana dinukil oleh Sayyid Sabiq dalam Fiqh Sunnah (1: 401), Ibnu Hajar Al Asqolani berkata, “Tidak ada dalil yang menunjukkan keutamaan puasa di bulan Rajab atau menjelaskan puasa tertentu di bulan tersebut. Begitu pula tidak ada dalil yang menganjurkan shalat malam secara khusus pada bulan Rajab. Artinya, tidak ada dalil shahih yang bisa jadi pendukung.”

Syaikh Sholih Al Munajjid hafizhohullah berkata, “Adapun mengkhususkan puasa pada bulan Rajab, maka tidak ada hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya atau menunjukkan anjuran puasa saat bulan Rajab. Yang dikerjakan oleh sebagian orang dengan mengkhususkan sebagian hari di bulan Rajab untuk puasa dengan keyakinan bahwa puasa saat itu memiliki keutamaan dari yang lainnya, maka tidak ada dalil yang mendukung hal tersebut.” (Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no. 75394)

Jadi tidak ada amalan khusus yang dilakukan di bulan Rajab yang termasuk bulan haram ini, namun ibadah yang rutin dilakukan bisa lebih baik lagi karena pahala ataupun dosa yang dikerjakan pada bulan-bulan Haram ini balasannya 2x lipat dari bulan-bulan lainnya.

Amalan-amalan yang bisa dilakukan di bulan Haram, antara lain:

  1. Shalat Fardhu.

Upayakan shalat fardhu berjamaah terus di masjid (utama buat laki-laki). Bila shalat fardhu berjamaah sudah terjaga dengan baik, usahakan bisa berada di shaf pertama. Bila sudah terbiasa di shaf pertama, usahakan bisa mendapatkan takbiratul ihram dari imam. Sehingga amalan shalat fardhu kualitasnya semakin meningkat dan meningkat lagi. Karena ingat “pahalanya lebih besar dibanding bulan lainnya”.

  2. Shalat Sunnah.

Amalkan shalat tahajud dengan witirnya di malam hari secara rutin. Bila sudah terjaga, amalkan shalat sunnah rawatib baik qabliyah ataupun ba’diyahnya. Bila sudah terjaga, maka lengkapi dengan shalat sunah dhuha. Begitulah seterusnya.

 3. Bacaan Al Quran.

Al Quran adalah pedoman hidup umat manusia dimana yang mengambil manfaat dari Al-Qur’an adalah manusia yang bertaqwa. Banyak keutamaan yang bisa didapat dari membaca Al-Qur’an, lima (5) di antaranya adalah :

  • Balasan pahala yang banyak yaitu 1 huruf al quran Allah beri balasan 10 kebajikan. menurut sebuah literatur, Al-Qur’an berjumlah 325.015 huruf, yang berarti satu kali khatam Alquran mendapatkan nilai pahala kebajikan kelipatan sepuluh, yakni 3.250.150. Jika kita membaca di bulan Rajab dan bulan-bulan haram lainnya, balasan kebajikan dilipatgandakan lagi.
  • Allah ‘azza wajalla akan mengangkat derajat orang-orang selalu membaca Alquran, mempelajari isi kandungannya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Orang yang selalu membaca Al-Qur’an akan mendapatkan ketenangan jiwa atau hati yang luar biasa
  • Orang yang selalu membaca Al-Qur’an akan mendapatkan syafaat (pertolongan) di hari kiamat
  • akan terbebas dari aduan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada hari Kiamat nanti, di mana ada beberapa manusia yang diadukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pada hari Kiamat dihadapan Allah ‘azza wajalla.

Membaca Al-Qur’an adalah zikir yang paling utama. Selain memperbanyak membaca Al-Qur’an, kita juga sangat dianjurkan ber-istighfar memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosa kita yang telah lampau. Dengan memperbanyak zikir di bulan Rajab kita juga berharap agar dosa-dosa kita diampuni Allah ‘azza wajalla. Dengan berzikir kita mengharapkan ridha Allah dan mendapat balasan kebaikan lebih banyak di bulan Rajab ini.

keutamaan-bulan-rajab
Keutamaan, keistimewaan, dan amalan-amalan di bulan Rajab

 4. Sadaqah.

Selain amalan yang berkaitan hubungan kita dengan Allah, ada amalan yang berkaitan dengan hubungan kita kepada sesama. Dan justru jika mau menghitung dengan seksama, malah amalan yang berhubungan dengan sesama itu mendominasi ajaran Islam kita. Keseharian kita jika diperhatikan sangat banyak berinteraksi dengan sesama. Maka peluang beramal shalih yang berkaitan dengan hablun minannas (hubungan dengan sesama) lebih banyak. Sadaqah adalah amal shalih yang hendaknya bisa ditingkatkan di bulan haram ini. Tambahi kuantitasnya dan kualitasnya. Sadaqah hendaknya menjadi budaya kita sebagai bekal akhirat . Ingatlah penyesalan orang fasik di akhiratnya, yaitu mereka minta dikembalikan ke dunia supaya bisa bersadaqah. Mereka melihat betapa agung pahala sadaqah.

Allâh Azza wa Jalla berfirman yang artinya :

 “Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata, “Ya Rabbku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang shaleh.” [al-Munâfiqûn/63:10]

  5. Puasa

Puasa sunnah bulanan bisa juga dilakukan di bulan Rajab ini, seperti Puasa Senin – Kamis, Puasa Ayyamul Bidh.

 

  6. Umroh

Umroh di bulan Rajab juga tidak ada disebutkan Rasulullah keutamaannaya. Namun jika kita ingin mendapatkan pahala/ balasan amal kebaikan yang lebih banyak lagi, tidak ada salahnya kita melaksanakan ibadah umroh di bulan Rajab ini. Dengan harapan semakin banyak amal baik yang kita kerjakan semakin banyak pahala yang kita peroleh sehingga dapat mengurangi timbangan amal buruk kita yang terhitung banyaknya.

Paket Umroh Ramadhan 2019
Paket Umroh Ramadhan 2019 Alhijaz Indowisata

Demikianlah sedikit uraian dari Keistimewaan, Keutamaan dan Amalan di Bulan Rajab. 

Paket Umroh 2019 Biaya Umroh 2019 Info Umroh 2019

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.