Info Terbaru Umroh dan Haji

umroh-1442h

Info terbaru Umroh tanggal 17 Oktober 2020

Kementerian Haji dan Umroh Saudi mengumumkan kesimpulan bahwa Pelaksanaan Ibadah Umroh Tahap I yang dimulai 4 Oktober 2020 SUKSES tanpa kasus Covid-19 yang tercatat.

Tahap I (4-17 Oktober 2020) alhamdulillah terlaksana dengan baik dengan jumlah jamaah umroh 75.000 orang, yang diikuti oleh jamaah berkewarganegaraan Saudi Arabia dan ekspatriat yang berdomisili di Saudi Arabia dengan batasan jumlah jamaah 6.000 jamaah per hari.

Tahap II akan segera dimulai pada tanggal 1 Rabiul Awal 1442H bertepatan dengan tanggal 18 Oktober 2020 yang dapat diikuti oleh jamaah umroh pendukuk Saudi Arabia dan ekspatriat yang berdomisili d Saudi Arabia.

Tahap II ini jumlah jamaah ditingkatkan menjadi 15.000 jamaah per hari dan izin yang telah dikeluarkan pada tahap II ini adalah sebanyak 250.000 jamaah yang telah mendaftar melalui Aplikasi Eatmarna. Dan pada tahap II ini shalat jamaah di Masjidil Haram mulai dilaksanakan kembali setelah 7 bulan berhenti.

Selain dimulainya kembali shalat berjamaah di Masjidil Haram, Raudhah yang berada dalam Masjid Nabawi juga mulai dibuka.

Ibadah yang dilakukan di Masjidil Haram berupa shalat berjamaah dan ibadah umroh, dan berdoa di kawasan Raudhah, hanya bisa dilakukan dengan cara mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui aplikasi Eatmarna.

Pintu Masjid Nabawi yang bisa masuk ke Raudhah dan Ziyarah hanya 3 pintu yaitu :

  • Bab As salam (No. 1) : untuk ziyarah kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dan kedua sahabat beliau Abu Bakar Ash Shiddiq dan Umar bin Khathab.
  • Bab Al Bilal ( No. 38) : untuk berdoa di Raudhah As Syariifah – khusus untuk laki-laki
  • Bab Al Ustman (No. 24) : untuk berdoda di Raudhah As Syariifah – khusus untuk perempuan.
shalat-fardhu-berjamaah
Pertama kali Shalat Berjamaah di Masjidil Haram setelah 7 bulan terhenti
luapan-suka-cita-memasuki-raudhah-setelah-7-bulan-ditutup
Luapan suka cita memasuki Raudhah setelah 7 bulan ditutup

 

Info terbaru Umroh tanggal 3 Oktober 2020

Pelaksanaan ibadah Umroh  tahap awal akan dimulai kembali pada Ahad 4 Oktober 2020 dengan pembatasan usia dari 18 tahun hingga 65 tahun.

Pelaksanaan ibadah Umroh tahap awal ini akan dilaksanakan oleh Jamaah Umroh yang berkewarganegaraan Saudi dan ekspatriat yang tinggal di Saudi Arabia yang memiliki izin tinggal resmi.

Pada ibadah umroh tahap awal ini, jamaah umroh harus mendaftarkan diri melalui tiga tahapan yaitu Tahap Awal melalui Akun Absyer yang merupakan layanan online yang dibuat Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi.

Jika sudah memiliki akun Absyer, maka dilanjutkan ke Sistem Tawakkalna yaitu Sistem milik Kementerian Kesehatan Arab Saudi yang terhubung dengan aplikasi EatMarna.

Untuk mendaftar Umroh, Jamaah Umroh cukup masuk ke aplikasi EatMarna dengan menggunakan Identitas yang sudah tersimpan di Sistem Tawakkalna.

Untuk memulai umroh, jamaah umroh tidak bisa langsung datang ke masjidil Haram tapi harus berkumpul dulu pada titik kumpul yang telah ditentukan. Pada Umroh Tahap Awal ini, titik kumpul di Kudai dan Shabika.

thawaf-umroh-masa-pandemi-covid
Thawaf Umroh Masa Pandemi Covid-19

Info terbaru Umroh tanggal 22 September 2020

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menambahkan, berdasarkan info dari Saudi Press Agency sebagai link berita resmi yang terhubung dengan Kementerian Dalam Negeri Saudi, ada tiga tahapan yang akan dilakukan Pemerintah Saudi dalam penyelenggaraan umrah di masa pandemi.

Pertama, mengizinkan warga negara Saudi dan ekspatriat yang tinggal di sana (mukimin) untuk menunaikan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020 M. “Izin ini hanya untuk 30% dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan penyebaran Covid-19, yaitu enam ribu jemaah umrah per hari,” ujar Endang.

Kedua, mengizinkan ibadah umrah dan salat di Masjidil Haram bagi warga negara Saudi dan mukimin mulai  18 Oktober 2020 M. “Jumlahnya bertambah menjadi  75% dari kapasitas Masjidil Haram sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, atau 15 ribu jemaah umrah per hari dan 40 ribu jamaah salat per hari,” jelasnya.

Ketiga, mengizinkan ibadah umrah dan salat bagi warga Saudi, mukimin dan warga dari luar kerajaan. Rencananya akan dimulai pada 1 November 2020 M sembari menunggu pengumuman resmi kondisi pandemi Covid-19. Pada tahap ini, Masjidil Haram diharapkan dapat menampung 100% sesuai hitungan protokol tindakan pencegahan, yaitu: 20 ribu jamaah umrah per hari dan 60 ribu jemaah salat per hari.

“Namun, Kemenkes Saudi nantinya akan merilis daftar negara dari luar kerajaan yang diizinkan masuk atau memberangkatkan jemaah.  Kemenkes tentu akan mempertimbangkan perkembangan pandemi dan resiko kesehatan dari negara-negara tersebut,” tandasnya.

Sumber : https://haji.kemenag.go.id/v4/saudi-bertahap-buka-umrah-kemenag-tunggu-rilis-izin-masuk