Paket Haji Plus 2022 - 2023 | Update Biaya Haji Plus Alhijaz Indowisata

haji-plus-2022
Biaya Haji Plus | Haji Khusus 2022

HAJI PLUS PAKET UHUD – FASILITAS HOTEL *4

USD 9.000 USD 9.500 USD 10.000
QUARD  sekamar ber-4
TRIPLE  sekamar ber-3
DOUBLE  sekamar ber-2

PAKET UHUD – FASILITAS HOTEL *4

DURASI : 20 HARI
LAMA TUNGGU : 7 TAHUN
ESTIMASI BERANGKAT : TAHUN 2029
DP /  PENDAFTARAN : USD 4.500
MASKAPAI : OMAN AIRLINES
HOTEL MEKKAH : AZKA AL SAFA/ SETARAF *4
HOTEL MADINAH : GLORIA/ SETARAF *4
AZIZIAH : APARTEMEN (TRANSIT)
MAKTAB : 113 / 114
KONSUMSI : MAKAN 3X SEHARI
TRANSPORTASI : BUS BER FULL AC
KETERANGAN : HARGA ESTIMASI – TDAK MENGIKAT. PELUNASAN MENGIKUTI HARGA TAHUN KEBERANGKATAN
azka-al-safa
gloria-al-madinah

HAJI PLUS PAKET RAHMAH – FASILITAS HOTEL *5

USD 11.500 USD 12.250 USD 13.000
QUARD  sekamar ber-4
TRIPLE  sekamar ber-3
DOUBLE  sekamar ber-2

PAKET RAHMAH – FASILITAS HOTEL *5

DURASI : 25 HARI
LAMA TUNGGU : 7 TAHUN
ESTIMASI BERANGKAT : TAHUN 2029
DP /  PENDAFTARAN : USD 4.500
MASKAPAI : SAUDIA AIRLINES
HOTEL MEKKAH : SHOFWAH ROYAL ORCHID/ SETARAF *5
HOTEL MADINAH : AL RAWDA ROYAL INN/ SETARAF *5
AZIZIAH : APARTEMEN (TRANSIT)
MAKTAB : 113 / 114
KONSUMSI : MAKAN 3X SEHARI
TRANSPORTASI : BUS BER FULL AC
KETERANGAN : HARGA ESTIMASI – TDAK MENGIKAT. PELUNASAN MENGIKUTI HARGA TAHUN KEBERANGKATAN
shofwah-royal-orchide
al-rawda-royal-inn

Biaya Haji Plus 2022 – 2023

Biaya Haji Plus 2022

  • Paket Rahmah yaitu Haji Plus Fasilitas Hotel **5 biaya USD 11.500 (Rp 172.500.000), pada posisi kurs Rp 15.000/US$1
  • Paket Uhud yaitu Haji Plus Fasilitas Hotel **4 biaya USD 9.000 (Rp. 135.000.000), pada posisi kurs Rp 15.000/US$1

Cara Bayar Biaya Haji Plus :

  1. Pendaftaran Haji Plus/  Haji Khusus membayar USD 4.500 (Rp 67.500.000) untuk mendapatkan Nomor Porsi Haji Plus/ Haji Khusus. Pendaftaran di semester 2 tahun 2022 ini akan mendapat jadwal keberangkatan tahun 2029 (masa tunggu 7 tahun).
  2. Pelunasan biaya haji plus dilakukan pada tahun keberangkatan (sesuai informasi yang diberikan oleh kantor wilayah Kementerian Agama RI dan juga disampaikan oleh Travel Haji dan Umroh Alhijaz Indowisata. Selama masa tunggu, calon jamaah dapat mencicil biaya pelunasan haji dengan menyimpan emas atau membuka tabungan khusus dalam bentuk mata uang USD.

Cara Daftar Haji Plus

  1. Pastikan travel haji yang dituju memiliki izin sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK), seperti PT. Alhijaz Indowisata sudah memiliki izin dengan perpanjangan izin PIHK No. 304 Tahun 2022
  2. Minimal calon jamaah haji saat mendaftar berusia 12 tahun
  3. Calon Jamaah haji datang ke kantor Alhijaz atau bisa juga daftar secara online dengan menyerahkan copy KTP dan KK dan menandatangani Surat Perjanjian Calon Jamaah Haji
  4. Membayar DP Haji Khusus sebesar USD 4.500 (empat ribu lima ratus dolar amerika) atau setara dengan Rp 67.500.00.000 untuk mendapatkan nomor porsi haji.
  5. Nomor Porsi Haji akan diterima jamaah 2-5 hari kerja setelah pembayaran DP
  6. Calon jamaah haji bisa melakukan pengecekan nomor porsi haji nya di aplikasi Haji Pintar atau di website Kemenag.go.id
  7. Untuk pelunasan biaya haji setelah dikurangi DP dilakukan di tahun keberangkatan sesuai dengan informasi yang nanti disampaikan oleh kantor wilayah Kementerian Agama dibantu oleh Travel Haji Umroh Alhijaz.
spph-haji-plus-alhijaz
Rekap SPPH Haji Plus Alhijaz Indowisata
bpih-haji-plus
Contoh Surat Nomor Porsi Haji Plus

Pengertian Haji

Menurut bahasa, kata Haji (الْحَج) adalah al-qasdhu, yang artinya menuju sesuatu.

Menurut syariat, Haji (الْحَج) memiliki makna beribadah kepada Allah dengan mengerjakan thawaf, sa’i, wukuf di arafah, dan seluruh manasik haji di Makkah al-Mukarramah pada bulan Dzulhijjah dengan syarat-syarat tertentu berdasarkan Al-Qur’an serta sunnah Nabi yang shahih.

Ibadah Haji merupakan ibadah komplek karena melibatkan lisan, hati, fisik dan materi.

Jenis Visa Haji

Sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 2019 tentang  Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Pasal 18, Visa Haji Indonesia terdiri atas :

  1. Visa Haji Kuota Indonesia; dan
  2. Visa Haji Mujamalah undangan pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Visa Haji Kuota Indonesia dilihat dari penyelenggaranya terbagi atas :

  • Haji Reguler yang diselenggarakan oleh Menteri
  • Haji Khusus atau dikenal dengan Haji ONH Plus atau Haji Plus yang diselenggarakan oleh Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang mendapat izin resmi dari Menteri.

Sedangkan Visa Haji Mujamalah adalah keberangkatan ibadah haji menggunakan undangan visa dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan mendapatkan pelayanan dokumen, transportasi, akomodasi, konsumsi dan kesehatan melalui PIHK.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa Ibadah Haji resmi hanya bisa dilakukan dengan menggunakan Visa Haji Kuota Indonesia dan Visa Haji Mujamalah.

Sedangkan visa ziarah dan visa ummal TIDAK DAPAT digunakan untuk pelaksanaan ibadah haji. 

haji-onh-plus-tausiyah
Tausiyah Haji Plus di Apartemen Aziziyah

Pengertian Haji Plus/ Haji Khusus

Haji Plus 2022 – 2023 atau Haji Khusus, yang dikenal masyarakat dengan sebutan Haji ONH Plus adalah pelaksanaan Ibadah Haji yang diselenggarakan oleh Travel Haji & Umroh sesuai dengan Izin Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah disyahkan oleh Kementerian Agama RI.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI campur tangan dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus ini dengan melakukan Pembinaan, Pelayanan, dan Perlindungan kepada Jamaah Haji Plus dan Travel terkait sekaligus melakukan pengawasan terhadap Travel Penyelenggara Ibadah Haji Plus/ Khusus ini.

Mengapa Daftar Haji Plus 2022 / Haji Khusus 2022?

Berdasarkan data waiting list (Daftar Tunggu) yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama RI, waiting list untuk ibadah Haji Reguler paling cepat sudah mencapai 26 Tahun untuk daerah DKI Jakarta (berdasarkan Waiting List Kemenag. Yaitu daftar tunggu paling cepat jika mendaftar sekarang untuk DKI Jakarta.

Berdasarkan data Kementerian Agama RI yang dapat dilihat pada website resmi Kemenag Republik Indonesia https://haji.kemenag.go.id/v4/waiting-list , Keberangkatan paling cepat adalah di tahun 2027 (untuk Kabupaten Mahakam Ulu) dan paling lama untuk kabupaten Bantaeng yaitu 44 tahun.

Dengan lama daftar tunggu untuk melaksanakan haji reguler, maka bagi calon jamaah haji yang ingin mempercepat masa keberangkatan hajinya lebih memilih Mendaftar Paket Haji Plus 2022 atau Haji ONH Plus atau Haji Khusus.

paket-haji-khusus
Jamaah Haji ONH Plus Alhijaz di muzdalifah

Lama Masa Tunggu Haji Plus 2022 / Haji Khusus 2022 2023 Kemenag RI

Berapa lama daftar tunggu Haji Plus 2022?

Kalimat di atas sangat sering dipertanyakan oleh calon jamaah haji. Pertanyaan ini muncul karena lamanya daftar/ masa tunggu Haji Reguler yang mencapai 26 tahun (untuk kota DKI Jakarta berdasarkan info update website Kemenag RI), maka Pemerintah melalui Kementerian Agama memberikan solusi bagi calon jamaah haji yang ingin segera berangkat tanpa menunggu lama dengan menawarkan 2 pilihan, yaitu :

  • Paket Haji Plus/ Haji Khusus dengan lama daftar tunggu 7 tahun.  
  • Paket Haji Mujamalah atau Haji dengan menggunakan visa undangan kerajaan Saudi Arabia, yang mana Jamaah Haji dapat berangkat di tahun yang sama dengan tahun pendaftaran, atau Tanpa Antri.

Paket Haji Plus dan Haji Mujamalah ini pengelolaan, pembiayaan, dan pelayanannya bersifat khusus.

Paket Haji Plus dan Haji Mujamalah dikelola oleh travel Haji dan Umroh yang memiliki izin  Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Salah satunya adalah Travel Haji dan Umroh Alhijaz Indowisata ini.

paket-haji-plus-2022
Masa Tunggu Haji

Fasilitas dan Biaya Haji Plus 2022 2023 - PAKET RAHMAH

Fasilitas dan Biaya Haji Plus 2022 2023 - PAKET UHUD

Berapa Biaya Haji Plus Sekarang?

Sesuai tabel di atas, Biaya Haji Plus 2022 untuk Paket Uhud fasilitas hotel *4 US$9.000 yang setara dengan Rp. 135juta. Dan untuk biaya haji plus Paket Rahmah fasilitas hotel *5 US$11.500 yang setara dengan Rp 172.500.000,- (kurs Rp 15.000/ US$1). Kurs selalu menyesuaikan dengan kurs pada saat pembayaran.

Berapa setoran awal Haji Plus/ ONH Plus

Untuk setoran awal yang berlaku sebagai pendaftaran dan mendapat Nomor Porsi Haji dari Pemerintah, calon jamaah haji membayar setoran awal / DP sebesar US$4.500 (empat ribu lima ratus dolar Amerika) kalau dirupiahkan dengan kurs Rp 15.000 sama dengan Rp. 67.500.000,- dan untuk sisa biaya dilunasi pada tahun keberangkatan.

Jika dilihat dari kenaikan Biaya Haji Plus rata-rata tahunan, ada kenaikan biaya haji plus berkisar US$250 hingga US$500 tiap tahunnya. 

Dalam penetapan biaya Haji Plus 2022, Travel Haji dan Umroh sebagai penyelenggara Ibadah Haji Plus yang diberi izin oleh pemerintah RI melayani Jamaah Haji Plus, harus mengikuti biaya haji plus yang ditetapkan pemerintah di setiap tahunnya.

Jika niat berhaji sudah kuat dan dana yang dimiliki baru tersedia US$500 (lima ratus dolar amerika) maka Bapak/ Ibu bisa membuka Tabungan Haji Plus di Bank Syariah dan kami siap membantu proses pembukaan tabungan tersebut.

Cara Daftar Paket Haji Plus 2022 2023

Sebelum melakukan Pendaftaran Paket Haji Plus 2022 2023, terlebih dahulu perhatikan Izin Pelaksanaan Ibadah Haji Plus (Khusus) travel yang dituju. Pilih Travel Haji & Umroh yang sudah memiliki Izin Penyelenggara Haji Ibadah Plus (Khusus), salah satunya adalah Travel Haji dan Umroh Alhijaz Indowisata dengan Izin Penyelenggaran Ibadah Haji Khusus No. 304 Tahun 2022.

Cara daftar Haji Plus 2022 Alhijaz Indowisata dapat dilihat pada tabel berikut, dengan cara klik skema untuk memperbesar tampilan.

cara-daftar-haji-plus
Cara Daftar Haji Plus

Keterangan Alur Pendaftaran Haji Plus 2022

  1. Calon Jamaah (usia minimal 12 tahun) datang ke kantor PT. Alhijaz Indowisata (bisa juga secara online) untuk melakukan pendaftaran Haji Plus/ Haji Khusus dengan membawa dokumen yang disyaratkan (tertera pada Detail Dokumen Paket Haji Plus)
  2. Calon Jamaah melakukan pembayaran Uang Muka/ DP Haji Plus/ Haji Khusus sebesar US$4.500 baik secara tunai di kantor Alhijaz atau melalui Transfer ke Rekening Alhijaz Indowisata
  3. PT. Alhijaz Indowisata (mewakili calon jamaah) mendaftarkan Paket Haji Plus ke Kantor Wilayah Kemenag untuk mendapatkan SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji)
  4. PT. Alhijaz Indowisata melakukan Pembayaran Setoran Awal ke Rekening BPKH/ Kemenag untuk mendapatkan Bukti BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) / Nomor Porsi. Bukti BPIH akan diperoleh 2 hingga 5 Hari Kerja setelah calon jamaah melakukan pembayaran Uang Muka Haji Plus
  5. PT. Alhijaz Indowisata menyerahkan BPIH Setoran Awal ke Calon Jamaah
  6. Calon Jamaah menunggu Jadwal Keberangkatan melalui informasi yang akan disampaikan oleh Kanwil Kemenag dan juga PT Alhijaz Indowisata. Pelunasan biaya haji adalah 4 bulan setelah calon haji mendapatkan kepastian keberangkatan haji dari Kementerian Agama RI dan akan diinformasikan juga oleh Travel Alhijaz Indowisata.

Beda Haji Reguler dan Haji Plus / Haji Khusus

Dalam keseharian kita, masih banyak umat muslim yang belum mengetahui perbedaan antara Haji Reguler dengan Haji Plus, sehingga setelah melakukan pembayaran Uang Muka baru terkejut karena waktu tunggu (waiting list) yang lama hingga 20 tahun. Hal ini disebabkan kurangnya informasi yang tersampaikan kepada calon jamaah haji. Di lain sisi, calon jamaah haji yang sudah membayar Uang Muka Rp 25.000.000,- untuk Haji Reguler sebenarnya mampu untuk melakukan pendaftaran untuk Haji Plus.

Berikut Beda Haji Reguler dan Haji Plus :

➨ Dari Segi Pihak Penyelenggara/ Pengelolaan :

Haji Reguler diselenggarakan langsung oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui kantor-kantor wilayah kemenag

Haji Plus diselenggarakan oleh Travel Haji dan Umroh yang sudah mendapat Izin Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). PIHK melayani para jamaah haji dibawah pengawasan dari Kemenag sebagai instansi pemerintah yang memberi wewenang kepada PIHK untuk menyelenggarakan Haji Khusus/ Haji Plus

➨ Dari Segi Daftar Tunggu (Waiting List) :

Haji Reguler daftar tunggu paling cepat 11 tahun yaitu untuk Kabupaten Seram, Kab. Maluku Tenggara Barat dan Kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara. Sedangkan untuk daerah DKI Jakarta masa tunggu 23 tahun, Kota Depok 23 Tahun, Kota Bekasi 21 Tahun, Kota Bogor 19 Tahun dan Banten 23 Tahun. Untuk daerah lain bisa dicek di Estimasi Waiting List Kemenag RI.

Haji Plus : Daftar Tunggu untuk Haji Plus 7 Tahun

➨ Dari Segi Biaya :

Haji Reguler : Biaya Ongkos Naik Haji Reguler Rp. 39.000.000,- (tiga puluh sembilan juta rupiah). Sistem pembayaran 2 kali yaitu Uang Muka/ Down Payment Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) untuk mendapatkan Nomor Porsi Haji (BPIH). Dan pelunasan di Tahun Keberangkatan.

Haji Plus : Biaya Haji Plus 2022 2023 dalam bentuk Dolar Amerika yaitu mulai US$9.000, (sembilan ribu dolar amerika) dan harga ini akan disesuaikan pada tahun keberangkatan mengikuti peraturan pemerintah. Pembayaran dilakukan juga 2x, yaitu Uang Muka/ Down Payment US$4.500,- (empat ribu lima ratus dolar amerika) untuk mendapatkan Nomor Porsi Haji (BPIH). Dan pelunasan di Tahun Keberangkatan. 

➨ Dari Segi Pelayanan :

Haji Reguler : pelayanan berupa fasilitas hotel Mekkah bagi jamaah haji reguler berjarak jauh sekitar 3-4km dari Masjidil Haram. Maktab cukup jauh dari jamarat kurang lebih 2km. Waktu bermukim di Tanah Suci berkisar 40 hari.

Haji Plus : pelayanan berupa Fasilitas Hotel yang dekat dengan Masjidil Haram (Hotel *5 Mekkah) dengan lokasi di pelataran Masjidil Haram (Area Zamzam Tower). Haji Plus menggunakan Apartement sebelum masuk Mina/ Arafah untuk persiapan haji, manasik, konsultasi agama/ kesehatan. Waktu bermukim di Tanah Suci selama 20-25 hari. 

biaya haji plus 2022, biaya haji plus 2023, biaya haji plus 2024, biaya haji plus 2025, biaya haji plus 2026, biaya haji plus 2027, biaya haji plus 2028, biaya haji plus 2029

TABUNGAN HAJI PLUS 2022 2023

 
tabungan-haji
Tabungan Haji Plus 2022

Niat yang kuat untuk melaksanakan Rukun Islam yang ke-5 yaitu Pergi Berhaji harus segera diwujudkan dengan mendaftarkan diri ke Kantor Wilayah Kementerian Agama. Mendaftar Haji dilakukan dengan membayar Uang Muka sebesar Rp 25.000.000,- untuk Haji Reguler dan USD4.500 untuk Haji Plus 2022 agar calon jamaah Haji mendapat Nomor Porsi Haji sehingga akan terlihat kapan estimasi keberangkatannya mengingat Daftar Sekarang harus masuk waiting list terlebih dahulu.

Dalam kenyataannya, tidak semua calon jamaah haji siap dengan dana yang lumayan cukup besar tersebut. Jika dana belum cukup untuk membayar Uang Muka, maka tertunda pulalah pendaftarannya yang artinya semakin jauh lagi masa tunggunya.

Tapi pendaftaran tersebut harus tetap terlaksana karena Niat Baik yang sudah terucap jika ditunda biasanya akan membutuhkan waktu lama lagi untuk mewujudkannya. Niat kuat harus segera kita ambil tindakan nyata. Solusinya Kami membantu untuk pembukaan Rekening Tabungan Haji Plus, sehingga dengan mendaftar USD500 (lima ratus dolar amerika) niat baik sudah mulai terujud, Allah akan mampukan kita untuk mencukupinya. 

Alur Pendaftaran Tabungan Haji Plus 2022

  1. Calon jamaah datang ke kantor PT. Alhijaz Indowisata untuk mendaftar tabungan haji khusus dan membuka tabungan dollar, tabungan awal minimal US$ 500.- (lima ratus dolar amerika) dengan membawa persyaratan berupa KTP & NPWP
  2. PT. Alhijaz Indowisata mengurus pembukaan tabungan dollar ke bank syariah. Bank Syariah yang sudah bekerjasama dengan PT. Alhijaz Indowisata adalah Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat, BNI Syariah. Calon jamaah mendapatkan buku tabungan tanpa kartu ATM dan rekening di-blokir dan hanya bisa diambil untuk pembayaran haji khusus di PT. Alhijaz Indowisata
  3. Calon jamaah menabung sampai terkumpul dana minimal US$ 4.600. Setelah saldo mencapai US$ 4.600, PT. Alhijaz Indowisata akan mendaftarkan haji khusus jamaah yang bersangkutan agar mendapatkan Nomor Porsi Haji.
  4. Jika saldo belum cukup untuk mendaftarkan haji khusus, namun jamaah membatalkan diri karena alasan tertentu maka dikenakan administrasi 10 % dari saldo tabungan
  5. Jamaah melanjutkan tabungan untuk persiapan pelunasan

Ciri fisik Dollar yang di terima bank : Pecahan $ 100, Fisik bagus, Tidak lecek, Tidak basah, Tidak robek, Tidak kelipat.

Haji Mujamalah / Haji Furoda / Haji Tanpa Antri 

Pengertian Haji Mujamalah

Haji Mujamalah yang sering disebut juga Haji Furoda atau Haji Tanpa Antri adalah jamaah haji yang menggunakan visa undangan haji dari pemerintah Kerajaan Saudi Arabia untuk melaksanakan ibadah haji. 

Visa  Haji Mujamalah atau disebut juga Haji Non Kuota TIDAK diambil dari kuota haji Indonesia melainkan didapat dari Kuota Kerajaan Saudi Arabia yang dikeluarkan melalui Kedutaan Besar Saudi Arabia di Indonesia.

Data Jamaah haji yang menggunakan Visa Mujamalah tidak masuk dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat). Siskohat adalah sistem pengelolaan data dan informasi penyelenggaraan Ibadah Haji secara terpadu.

Visa Haji Mujamalah / Visa Haji Furoda merupakan visa haji resmi yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pasal 18 UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Meskipun data jamaah haji mujamalah tidak masuk dalam Siskohat, tapi PIHK yang merupakan badan hukum yang diserahi pemerintah untuk menyelenggarakan haji mujamalah harus dan wajib memberikan laporan data jamaah haji mujamalah kepada Menteri sesuai dengan pasal 18 UU Nomor 8 Tahun 2019.

PIHK yang menyelenggarakan haji mujamalah yang tidak memberikan laporan jamaahnya kepada menteri akan dikenakan sanksi administratif.

Dengan demikian, demi menjaga keamanan dan kenyamanan Jamaah Haji Mujamalah, maka pilihkan PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus) yang telah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama RI

Info selengkapnya Haji Furoda klik Biaya Haji Furoda | Haji Mujamalah

Visa Ziarah dan Visa Ummal

Selain Visa Haji, ditemukan juga jamaah haji yang melaksanakan ibadah haji dengan menggunakan Visa Ziarah dan Visa Ummal ( Visa Pekerja ).

Visa Ziarah dan Ummal tidak dapat digunakan untuk melaksanakan Ibadah Haji. Karena visa ziarah merupakan jenis visa yang dikeluarkan atas referensi perorangan warga Saudi sebagai penjamin atau pihak yang dikunjungi di Arab Saudi. sementara visa ummal digunakan untuk bekerja di Saudi Arabia.

Penggunaan Visa Ziarah dan Ummal untuk pelaksanaah ibadah haji memiliki berbagai resiko, diantaranya :

  • Gagal berangkat
  • Deportasi
  • Tidak dapat melaksanakan ibadah dengan aman dan nyaman
  • Tertangkap pihak berwenang di Arab Saudi
  • Menghadapi kendala dokumen administrasi kepulangan serta kerugian material yang tidak sedikit.

Tata Cara Haji

HAL-HAL SEPUTAR HAJI

Haji Tamattu’

Haji Tamattu’ adalah Haji yang pelaksanaannya dimulai dengan umroh, lalu dilanjutkan dengan haji.

Tamattu’ dalam bahasa arab berarti berlezat-lezatan. Disebut juga dengan haji tamattu’ karena 2 hal, yaitu :

  1. Setelah umroh, ia bertahallul dan sambil menunggu tiba waktu haji ia boleh menggunakan baju, memakai minyak wangi, dan menggauli istrinya.
  2. Dalam satu safar atau perjalanan, ia bisa haji dan umroh sekaligus sehingga tidak perlu bersafar lagi jika ingin umroh.

Orang yang melaksanakan Haji Tamattu’ WAJIB untuk menyembelih hewan hadyu, sebagaimana Allah berfirman :

   فَمَنْ تَمَتَّعَ بِالْعُمْرَةِإِلَى الْحَجِّ فَمَااسْتَيْسَرَمِنَ الْهَدْىِ…

“..Maka bagi siapa yang ingin mengerjakan umroh sebelum haji (di dalam bulan haji), (wajiblah ia menyembelih) korban yang mudah didapat…” [QS. Al-baqarah: 196].

Pelaksanaan Haji

a. Hari Tarwiyah (Amalan tanggal 8 Dzulhijjah)

Jika hari Tarwiyah ( 8 Dzulhijjah) tiba, maka lakukanlah amalan berikut :

  • Mengenakan pakaian ihram di dalam penginapan atau hotel Anda di Makkah atau Jeddah
  • Berdiri menghadap kiblat lalu ucapkan لَبَّيْكَ اَللَّهُمَّ حَجًّا “Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah (dengan) menunaikan ibadah haji”. Kemudian ucapkan seperti yang diucapkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam اَللَّهُمَّ هَذِهِ حَجَّةٌ لاَرِيَاءَ فِيْهَا وَلاَ سُمْعَةَ “Ya Allah, inilah ibadah haji yang tiada riya’ padanya dan tidak pula sum’ah”
  • Setelah berihram untuk berhaji, maka perbanyaklah membaca talbiyah berikut : لَبَّيْكَ اَللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ
  • Setelah matahari terbit, berangkatlah ke Mina sambil terus membaca talbiyah.
  • Selama di Mina shalatlah pada waktunya mulai dari Zhuhur dengan cara diqashar atau diringkas menjadi dua rakaat, lantas shalat Ashar juga dengan diqashar. Lalu shalat maghrib 3 rakaat, kemudian shalat Isya dengan diqashar pula.
  • Setelah itu mabit di Mina hingga masuk waktu Shubuh, lalu shalat Shubuh seperti biasa dua rakaat.
  •  Selama berada di Mina pada hari ini, dianjurkan agar memperbanyak talbiyah dan berdzikir kepada Allah subhanahu wata’ala

b. Hari Arafah (Amalan tanggal 9 Dzulhijjah)

Pada hari Arafah atau ketika tanggal 9 Dzulhijjah, jamaah haji melaksanakan amalan-amalan berikut :

Setelah Matahari Terbit
  • Setelah matahari terbit, bertolaklah dari Mina menuju padang Arafah dengan mengeraskan talbiyah dan bertakbir
  • Dimakruhkan bagi orang yang sedang berhaji berpuasa pada hari Arafah, karena saat Wukuf di Arafah Nabi tidak berpuasa, bahkan saat itu beliau minum susu segar.
  • Jika memungkinkan, kerjakan shalat Zhuhur dan Ashar berjamaah di Masjid Namirah untuk mendengarkan khutbah yang disampaikan imam sebelum shalat. Namun jika tidak memungkinkan, maka shalatlah di Arafah.
  • Jamaah haji disunnahkan melaksanakan shalat Zhuhur dan Ashar dengan qashar dan jama’ pada waktu Zhuhur. Rasulullah pada waktu di Arafah seusai berkhutbah menyuruh dikumandangkannya adzan lalu iqamat  dan shalat Zhuhur dua rakaat, lantas iqamat lalu shalat Ashar dua rakaat pada waktu Zhuhur.
  • Melakukan Wukuf di Arafah dengan menghadap ke arah Kiblat , lalu mengangkat kedua tangan sambil berdo’a. Anda harus memohon hanya kepada Allah, dan tidak memohon kepada selain-Nya.
  • Pastikan dengan benar bahwa Anda benar-benar Wukuf di padang Arafah dengan melihat tanda batas wilayah ini yang dipancangkan di sana. Sebab, wuquf di Arafah merupakan rukun terpenting dalam ibadah haji. Terkait dengan hal itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :  اَلْحَجُّ عَرَفَةُ “Haji itu wukuf di Arafah”.
  • Memperbanyak talbiyah dan bacaan tahlil (Laa ilaaha Illallah)
  • Tetaplah berdzikir, berdo’a, tawadhu (rendah hati) di hadapan Allah subhanahu wata’ala dengan penuh kekhusyu’an serta kesungguhan hingga matahari terbenam.
  • Jangan lupa membaca shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan sahabat-sahabatnya.
Setelah Matahari Terbenam
  • Setelah matahari terbenam, bertolaklah dengan tenang menuju Muzdalifah.
  • Tiba di Muzdalifah mengerjakan shalat Maghrib dan Isya dengan dijamak ta’khir (dikerjakan pada waktu Isya), dan di qashar. 
  • Mabit atau bermalam di Muzdalifah hingga Shubuh dan mengerjakan shalat Shubuh di sana. Mabit hukumnya wajib, maka jamaah haji tidak boleh meninggalkan Muzdalifah sebelum shalat Shubuh di sini, seperti dicontohkan Nabi dan para Sahabat.
  • Mengambil dan mengumpulkan batu kerikil
  • Setelah shalat Shubuh, berdo’a sambil menghadap ke arah kiblat seraya bertahmid, bertakbir, dan bertahlil hingga langit terang.

c. Hari Idul Adha (Amalan tanggal 10 Dzulhijjah)

  • Setelah shalat Subuh dan langit mulai terang atau sebelum matahari terbit, maka bertolaklah dengan tenang dari Muzdalifah ke Mina sambil bertalbiyah atau bertakbir
  • Melempar Jumaratul ‘Aqabah dengan tujuh batu kerikil kecil yang dipersiapkan sebelumnya sambil mengucapkan takbir pada tiap-tiap lemparan
  • Menghentikan bacaan talbiyah ketika selesai melempar Jumratul ‘Aqabah
  • Setelah melempar Jumratul ‘Aqabah , kenakanlah pakaian biasa  serta pakailah minyak wangi. Saat itulah menjadi halal bagi Anda semua larangan ihram kecuali berhubungan badan dengan isteri
  • Menyembelih al-hadyu (sembelihan) Anda di Mina, dan pemotongan hewan ini dilakukan pada hari Idul Adha atau hari Tasyriq (tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah)
  • Makanlah sebagian sembelihan Anda, dan selebihnya diberikan kepada siapa saja yang Anda sukai, termasuk fakir miskin
  • Apabila tidak mempunyai uang seharga hewan tersebut, maka diwajibkan  berpuasa selama tiga hari pada saat haji dan tujuh hari setelah tiba di kampung halaman. (QS Al Baqarah : 196)
  • Kaum wanita dalam amalan ini sama dengan kaum laki-laki. Penyembelihan hewan atau puasa hanya diwajibkan keapda jamaah haji Tamattu’
  • Bertahallul dengan memendekkan  atau menggunduli rambut kepala. Bagi wanita hanya boleh menggunting atau memendekkan sedikit rambutnya dengan mengumpulkan semua rambut kepala lantas memotong ujungnya seukuran satu ruas jari
  • Menuju Makkah untuk thawaf Haji (thawaf Ifadhah), yakni mengelilingi Ka’bah tujuh kali lalu shalat sunnah dua rakaat, sebagaimana pada manasik umroh
  • Mengerjakan sa’i haji antara Shafa dan Marwah juga sebanyak tujuh kali
  • Apabila kondisi tidak memungkinkan untuk mengerjakan thawaf Ifadah dan sa’i ini, Anda boleh mengerjakan keduanya pada hari Tasyriq. Bahkan apabila tidak memungkinkan pula, Anda boleh mengerjakannya pada hari lain selama masih di bulan Dzulhijjah.

Amalan Sunnah 10 Dzulhijjah

Disunnahkan mengerjakan amalan berikut secara berurutan :

  1. Melempar Jumratul ‘Aqabah
  2. Menyembelih hewan hadyu
  3. Mencukur gundul atau memendekkan  rambut kepala
  4. Thawaf Ifadah
  5. Sa’i Haji
  • Setelah thawaf Ifadhah dan Sa’i haji, kembalilah ke Mina. Kemudian Anda mabit atau bermalam di sana untuk melontar jumrah esok harinya.

d. Hari Tasyriq ke-1 (Amalan tanggal 11 Dzulhijjah)

  • Setibanya zawal (matahari tergelincir sebagai pertanda masuk waktu Zhuhur) maka disunnahkan bagi Anda melontar Jumrah yang tiga secara berurutan; mulai dari Jumrah Shughra, Jumrah Wustha, dan Jumratul ‘Aqabah, dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Melempar Jumrah Shughra dengan tujuh batu kerikil kecil yang sudah Anda siapkan dari Mina sambil mengucapkan ‘Allahu Akbar‘ pada tiap-tiap lemparan.
  • Setelah melempar Jumrah Shughra, berdirilah di depannya lalu menghadap ke arah Kiblat dan berdo’alah dengan do’a yang sepanjang-panjangnya dan sebanyak mungkin sambil mengangkat kedua tangan dengan penuh pengharapan.
  • Seusai berdo’a, Anda berjalan menuju Jumrah Wustha lalu melemparnya dengan tujuh batu kerikil sambil mengucapkan ‘Allahu Akbar‘ pada tiap-tiap lemparannya. Setelah itu, berdirilah di sebelah kirinya, menghadap ke arah Kiblat, lantas berdo’a sambil mengangkat kedua tangan dengan do’a yang panjang lagi banyak.
  • Setelah memanjatkan do’, berjalanlah menuju Jumrah Kubra (Jumratul ‘Aqabah) lalu melemparnya dengan tujuh batu kecil sambil mengucapkan ‘Allahu Akbar’ pada setiap lemparannya. Dan ketika melempar, posisikanlah kota Mina berada di sebelah kanan Anda sedang kota Makkah berada di sebelah kiri Anda.
  • Setelah melempar Jumratul ‘Aqabah, tidak ada do’a seperti yang dilakukan pada dua Jumrah sebelumnya; Jumrah Shughra dan Jumrah Wustha.
  • Lalu pada malam berikutnya, Anda kembali dianjurkan untuk mabit atau menginap di Mina.

e. Hari Tasyriq ke-2 (Amalan tanggal 12 Dzulhijjah)

Amalan yang dikerjakan pada tanggal 12 Dzulhijjah sama seperti yang dikerjakan pada tanggal 11 Dzulhijjah, yaitu :

  • Melontar tiga Jumrah secara berurutan setelah zawal; mulai dari Jumrah Shughra, Jumrah Wustha, hingga Jumratul ‘Aqabah, dengan ketentuan sebagai berikut :
  • Melempar Jumrah Shughra dengan tujuh batu kerikil yang sudah Anda siapkan dari Mina sambil berseru ‘Allahu Akbar‘ pada tiap-tiap lemparannya.
  • Berdiri di depan Jumrah Shugra, lalu menghadap ke arah Kiblat lantas berdo’a dengan do’a yang sepanjang dan sebanyak mungkin seraya mengangkat dua tangan.
  • Berjalan menuju Jumrah Wustha saat sudah berdo’a, kemudian melemparnya dengan tujuh batu kerikil sambil berseru ‘Allahu Akbar‘ pada tiap-tiap lemparannya. Setelah melempar, berdirilah di sebelah kirinya, menghadap ke arah Kiblat, lalu berdo’a sambil mengangkat kedua tangan dengan do’a yang panjang lagi banyak.
  • Lalu berjalan menuju Jumrah Kubra (Jumratul ‘Aqabah) lalu melemparnya dengan tujuh batu kerikil sambil berseru ‘Allahu Akbar’ pada setiap lemparannya. Dan ketika melempar, posisikanlah kota Mina berada di sebelah kanan Anda sedang kota Makkah berada di sebelah kiri Anda.
  • Setelah melempar Jumratul ‘Aqabah, tidak ada do’a seperti yang dilakukan pada dua Jumrah sebelumnya; Jumrah Shughra dan Jumrah Wustha.
  • Kemudian jika ingin segera keluar dari Mina, Anda dapat keluar pada hari ini juga sebelum matahari terbenam.

Keluar dari Mina pada tanggal 12 Dzulhijjah diistilahkan dengan ‘Naffar Awwal‘, sedangkan keluar dari Mina pada tanggal 13 Dzulhijjah diistilahkan dengan ‘Nafar Tsani‘.

  • Apabila Anda hendak mabit di Mina pada malam hari (tanggal 12 Dzulhijjah), dan yang demikian itu lebih afdhal, maka menginaplah dan kerjakanlah pada esok hari (tanggal 13 Dzulhijjah) amalan seperti yang dikerjakan pada tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah.

Thawaf Wada’

Thawaf Wada’ hukumnya wajib bagi orang yang menunaikan haji, kecuali bagi wanita yang sedang mengalami haidh atau dalam keadaan nifas. Berdasarkan hadist Abdullah bin Abbas radhiallahu ‘anhu :

أُمِرَالنَّاسُ أِنْ يَكُوْنَ آخِرَ عَهْدِهِمْ بِالْبَيْتِ إِلَّا أَنَّهُ خُفِّفَ عَنِ الْمَرْأَةِ الْحَائِضِ

“Manusia diprintahkan untuk menjadikan Thawaf Wada’ sebagai akhir ibadah mereka di Baitullah. Hanya saja, diberi keringanan bagi wanita yang sedang haidh untuk tidak melaksanakannya.” Shahih : HR. Al-Bukhari no 1755.

Thawaf Wada’ dilaksanakan 7 putaran dengan berpakaian biasa dalam keadaan berwudhu. Sesudah Thawaf ini, shalatlah sebanyak 2 rakaat di Maqam Ibrahim.

Apabila seorang sakit atau mengalami haidh sehingga tidak dapat melaksanakan thawaf Ifadhah pada tanggal 10 Dzulhijjah atau pada hari-hari Tasyriq, maka dia boleh melaksanakannya ketika hendak pulang ke negaranya, yaitu dengan menggabungkan thawaf Ifadhah dan thawaf Wada’. Caranya ialah dia thawaf 7 putaran kemudian shalat 2 rakaat di maqam Ibrahim, lalu sa’i 7 putaran, dan baru pulang ke negaranya.

sumber : Panduan Manasik Haji dan Umrah, penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas Mubarak bin Mahfudh Bamuallim, Lc

HAL-HAL YANG SERING DITANYAKAN

SEPUTAR HAJI

  • Haji Plus atau Haji Khusus diselenggarakan oleh Travel (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus/ PIHK) yang sudah mendapat izin dari pemerintah
  • Haji Reguler diselenggarakan oleh Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Republik Indonesia

Masa tunggu haji plus/ haji khusus adalah 7 tahun

Kuota haji khusus/ haji plus hanya ditentukan secara keselurahan PIHK, sehingga keberangkatan Jamaah Haji Plus ini sesuai dengan urutan porsi haji yang diperoleh masing-masing jamaah

Haji tamattu’ adalah haji yang pelaksanaannya dimulai dengan umroh, lalu dilanjutkan dengan haji. Orang yang haji tamattu’ wajib menyembelih hewan hadyu/ dam tamattu’.

Biaya Haji Plus 2022 dalam rupiah mengikuti kurs yang berlaku saat melakukan pembayaran.

Untuk DP sebesar USD4.500 jika dirupiahkan dengan kurs hari ini Rp 14.500, maka DP dalam rupiah sebesar Rp. 65.250.000,-

Sedangkan untuk pelunasan nanti biaya akan disesuaikan dengan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah, dan kurs yang berlaku saat pembayaran pelunasan di tahun keberangkatan

Bapak/ Ibu bisa berangkat tahun ini dengan mengikuti Haji Mujamalah atau biasa dikenal dengan Haji Furoda. Kuota Haji Mujamalah ini langsung menggunakan kuota pemerintah Saudi.

Haji Mujamalah diselenggarakan oleh PIHK yang telah ditetapkan oleh pemerintah. PT. Alhijaz Indowisata sudah mendapat izin untuk menyelenggarakan Haji Mujamalah ini.

Maktab yang digunakan PT. Alhijaz Indowisata pada pelaksanaan ibadah haji plus ini berada di Maktab 113/ 114.

DP Haji Plus 2022 bisa dialihkan untuk pembayaran Haji Mujamalah dengan syarat Visa Haji Mujamalah sudah terbit.

Konsultasi Haji dan Umroh Hubungi :

Firza Fitri

HP : 0813.26.62.36.35 ( WA )

× Chat WA