Paket Umroh Syawal

umroh-keluarga

Paket Umroh Syawal 2023

Paket Umroh Syawal banyak diminati oleh calon jamaah umroh karena pada awal syawal ini, kondisi masjidil haram mulai berkurang dibanding Ramadhan. Selain kondisi masjidil haram yang agak sepi dibanding bulan Ramadhan, waktu Paket Umroh Syawal adalah paket yang cocok bagi jamaah yang memiliki aktifitas rutin seperti sekolah, karyawan kantor baik swasta maupun negeri.

Paket Umroh Syawal sangat cocok untuk keluarga yang ingin memanfaatkan waktu liburan bersama keluarga tercinta yang diisi dengan ibadah di tanah suci. Ibadah umroh dapat mengisi kembali energi bathin, spiritual yang sering berkurang sejalan dengan berlalunya waktu. 

Umroh bersama keluarga dapat memupuk kembali rasa saling memuliakan di antara anggota keluarga sambil memohon ampun di tempat mustajab seperti Multazam, Maqam Ibrahim, Bukit Safa dan Marwa, serta di Raudhah Masjid Nabawi.

Jadwal Umroh Syawal 1444H/ 2023

JADWAL PAKET & MASKAPAI *4 Quard *5 Quard
11-05-23 Jum’atain Plus Thaif (Kereta Cepat) 12hari / Saudia 34.7 Jt
12-05-23 Reguler 9hari / Saudia
30.9 Jt
34.9 Jt
13-05-23 Reguler 9hari / Saudia 30.9 Jt 34.9 Jt
14-05-23 PROMO Plus Thaif 11hari/ Saudia 31.3 Jt ALL IN *3

(Jum’atain adalah program umroh yang mendapatkan shalat Jum’at di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi)

Untuk Info detail hubungi 0813.26.62.36.35

Umroh Syawal 2023 Jum'atain Plus Thaif dan Kereta Cepat( 12 hari ) 11 Mei 2023

Umroh Syawal 2023 (Reguler 9Hari) Tgl 12 & 13 Mei 2023

Amalan Khusus di Bulan Syawal

Salah satu Amal shaleh yang biasa kita lakukan di setiap bulan hijriah adalah Puasa Sunnah. Yaitu puasa sunnah Senin, Kamis dan Ayyamul bidh (puasa setiap tanggal 13, 14, 15 pada tiap bulan hijriah).

Pada bulan Syawal ini, selain puasa sunnah tersebut di atas, adalah satu amal shaleh puasa yang khusus dilakukan di bulan Syawal adalah puasa sunnah 6 hari di dalam bulan Syawal.

Dari Abu Ayyub al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Siapapun yang telah menunaikan puasa (di bulan) Ramadhan, kemudian dia melanjutkannya dengan puasa enam hari dari bulan Syawwal, maka (dia akan mendapatkan pahala) seperti puasa sepanjang tahun.” HR Muslim (no. 1164).

ثُمَّ di sini memberi makna waktu jeda agak panjang yang memberikan kemudahan. Rasulullah menggunakan bahasa orang arab yg paling fasih yaitu ثُمَّ. ثُمَّ  disini memberi Jeda waktu yang diberikan sejak 2 syawal hingga akhir syawal. Bisa dipilih sesuai kenyamanan yang ditunjukkan dengan kata مِنْ (huruf pecahan, menunjuk pada sesuatu yang terpecah menunjuk pada bagian-bagian tertentu yang tidak harus bersambung satu dengn lainnya (tidak runtut).

Keutamaan Bertakbir pada awal bulan Syawwal

Sebagaimana Firman Allah pada surat Al-Baqarah akhir ayat 185 :

وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ…….

Artinya : “……Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

Pasca Ramadhan, hari pertama Syawwal Allah meminta kita untuk memperbanyak takbir atas hidayah yg telah Allah tanamkan dalam diri kita selama Ramadhan. Makna hidayah salah satunya adalah bimbingan Allah yg merubah seorang hamba menjadi lebih baik. Salah satu hidayah itu turunannya adalah ibadah. Marilah …. dengan melewati bulan Ramadhan dan Allah telah berikan kita hidayah, kita kuatkan niat untuk terus menjadi lebih baik dan melakukan amal-amal shaleh.

(Disarikan dari Kajian Ustadz Adi Hidayat, Lc tentang Amalan Syawwal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

× Chat WA