Umroh Januari 2021 | Rindu Baitullah

Umroh Januari 2021 – Setelah 7 bulan penutupan ibadah umroh karena Pandemi Virus Corona, per 4 Oktober 2020 ibadah umroh mulai kembali dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan. Umroh Tahap pertama ini hanya bisa diikuti oleh Penduduk Kerajaan Saudi Arabia dan ekspatriat yang memiliki izin tinggal di Saudi Arabia.

Dan mulai 1 November 2020, pelaksanaan ibadah umroh mulai dibuka untuk jamaah yang berdomisili diluar Kerajaan Saudi Arabia, dengan pembatasan usia 18 – 50 tahun.

Rukun, Syarat, Wajib dan Manasik Umroh silakan klik link berikut : syarat-rukun-dan-wajib-ibadah-umrah

Info Umroh Februari 2021 Umroh Rajab 1442H

Biaya Umroh Januari 2021

Standar pelaksanaan Umroh Januari 2021 sebagai berikut :

  • Jamaah berusia antara 18 – 50 tahun yang tidak memiliki penyakit penyerta/ komorbid
  • Bukti bebas Covid-19  yang dibuktikan dengan asli hasil PCR/ Swab Test yang dikeluarkan Rumah Sakit/ laboratorium yang sudah terverifikasi Kemenkes dan berlaku 72 jam sejak pengambilan sampel hingga waktu keberangkatan.
  • Setibanya di Arab Saudi, jamaah dikarantina selama 3 hari di hotel tempat menginap dan dilakukan pemeriksaan Swab/ PCR kepada seluruh jamaah oleh Kemenkes Arab Saudi
  • Selama karantina, jamaah harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, tetap tinggal di kamar hotel. Hindari interaksi dengan orang lain selama masa karantina.
  • Ibadah umroh dilakukan selama 1 kali selama di Mekkah.
  • Tidak ada tawaf sunnah maupun tawaf wada’
  • Setelah masa karantina, jamaah bisa melaksanakan shalat fardhu 5 waktu di Masjidil haram dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
  • Jamaah diberi kesempatan melaksanakan shalat fardhu 5 waktu di Masjid Nabawi tanpa menginput data di sistem aplikasi
  • Untuk ziarah ke makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan shalat di Raudhah, jamaah wajib menginput aplikasi terlebih dahulu.
  • Saat kepulangan ke Indonesia, jamaah wajib mendapatkan dokumen swab/ pcr dari Kemenkes Arab Saudi dengan hasil negatif
  • Jika tidak membawa dokumen swab/ pcr, maka setiba di Indonesia akan dilakukan proses karantina di hotel/ asrama haji yang ditunjuk untuk dilakukan swab/ pcr
  • Jamaah dapat melanjutkan perjalanan pulang ke rumah setelah mendapatkan hasil swab/ pcr negatif.

Umroh Januari 2021 – Umroh salah satu hal yang dirindukan oleh sebagian besar umat Islam. Kenapa? Umroh salah satu cara seorang muslim untuk mendekatkan diri pada Rabb nya. Umroh adalah ibadah yang dilaksanakan di Baitullah/ Ka’bah – Mekkah, tempat dimana seorang Hamba dekat dengan Rabb nya yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Menerima Taubat hamba-Nya.

thawaf-umroh-maret
umroh-april

Keutamaan Umroh

Terdapat beberapa keutamaan Umroh berdasarkan Hadist Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam. yaitu :

  • Umroh dan Umroh adalah Jihad Para Wanita

‘Aisyah Radhiallahu ‘anha berkata,

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ عَلَى النِّسَاءِ جِهَادٌ قَالَ « نَعَمْ عَلَيْهِنَّ جِهَادٌ لاَ قِتَالَ فِيهِ الْحَجُّ وَالْعُمْرَةُ ».

“Wahai Rasulullah, apakah wanita juga wajib berjihad?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya. Dia wajib berjihad tanpa ada peperangan di dalamnya, yaitu dengan haji dan ‘umroh.” (HR. Ibnu Majah no. 2901, hadits ini shahih sebagaimana kata Syaikh Al Albani).

  • Menghapus Dosa di antara Dua Umroh

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا ، وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

  • Umroh Menghilangkan Kefakiran dan Kemiskinan

Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai no. 2631, Tirmidzi no. 810, Ahmad 1/387. Kata Syaikh Al Albani hadits ini hasan shahih).

  • Orang yang berhaji dan Umroh adalah Tamu Allah

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

وَفْدُ اللهِ ثَلاَثَةٌ : اَلْغَازِيْ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ

“Tamu Allah ada tiga : orang yang berperang (di jalan Allah), orang yang menunaikan haji, dan orang yang berumroh.” (Shahih : HR. Ibnu Khuzaimahdan Ibnu Hibban)

  • Do’a orang yang berhaji dan umroh dikabulkan Allah Subhanahu wata’ala

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

اَلْغَازِيْ فِيْ سَبِيْلِ اللّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُوَفْدُ اللّهِ دَعَاهُمْ فَأَجَابُوْهُ وَسَأَلُوْهُ فَأَعْطَاهُمْ

“Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang menunaikan ibadah haji, dan orang yang melaksanakan umroh, mereka adalah para tamu Allah, Dia memanggil mereka, mereka pun menjawab (panggilan)-Nya dan mereka memohon kepada-Nya, dia pun memberikan kepada mereka.” (Hasan : HR. Ibnu Majah, Ibnu Hibban, at-Thabrani).

Orang yang meninggal dunia ketika pergi melaksanakan haji dan umroh akan dicatat baginya pahala haji dan umroh sampai hari Kiamat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

مَنْ خَرَجَ حَاجًّافَمَاتَ،كُتِبَ لَهُ أَجْرُ الْحَاجِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ؛ وَمَنْ خَرَجَ مُعْتَمِرًا فَمَاتَ، كُتِبَ لَهُ أَجْرُ الْمُعْتَمِرِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

“Barangsiapa yang keluar menunaikan ibadah haji, lalu ia meninggal dunia, niscaya dicatat baginya pahala orang yang berhaji sampai hari Kiamat. Barangsiapa yang keluar untuk berumroh lalu ia meninggal dunia, niscaya dicatat baginya pahala orang yang berumroh sampai hari kiamat…..”. (Shahih lighairihi : HR. Abu Ya’la).

  • Orang yang meninggal ketika dalam keadaan Ihram akan dibangkitkan di hari Kiamat dalam keadaan membaca talbiyah, berdasarkan riwayat berikut :

أَنّ َرَجُلًا كَانَ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوَقَصَتْهُ نَاقَتُهُ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَمَاتَ فَقَالَ رَسُوْلُ اللّهِ صَلَّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِغْسِلُوْهُ بِمَاءٍوَسِدْرٍوَكَفِّنُوْهُ ِفيْ ثَوْبَيْهِ وَلَا تَمَسُّوْهُ بِطِيْبٍ وَلَا تُخَّمِّرُوْا رَأْسَهُ فَإِنَّهُ يُبْعَثُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مُلَبِّيًا

“Bahwa seorang laki-laki pernah bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam (dalam menunaikan ibadah haji), dan tiba-tiba dia terjatuh dari unta yang dikendarainya sehingga lehernya patah, sedangkan ia dalam keadaan ihram lalu meninggal, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Mandikanlah dia dengan air dan daun bidara serta kafanilah dia pada dua lembar kain ihramnya, jangan kalian meminyaki dengan wewangian dan jangan pula kalian menutup kepalanya, karena sesungguhnya dia akan dibangkitkan pada hari Kiamat sambil membaca talbiyah.” (Shahih : HR. Bukhari dan Muslim).

  • Infak atau biaya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan ibadah haji dan ibadah umroh punya keutamaan tersendiri di sisi Allah subhanahu wata’ala.

Rasulullah pernah bersabda kepada Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu ‘anha, ketika istrinya ini menunaikan ibadah umroh :

إِنَّ لَكِ مِنَ الْأَجْرِعَلَى قَدْرِ نَصَبِكِ وَنَفَقَتِكِ

“Sesungguhnya pahalamu sesuai dengan kadar kepayahanmu dan nafkahmu.” (Shahih : HR. al-Hakim).

إِنَّمَا أَجْرُكِ فِيْ عُمْرَتِكِ عَلَى قَدْرِنَفَقَتِكِ

“Sesungguhnya pahalamu dalam umrohmu sesuai dengan kadar mafkahmu.”(Shahih : HR. al-Hakim).

  • Pahala ibadah umroh yang dikerjakan di bulan Ramadhan sebanding dengan ibadah haji yang dikerjakannya bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. 

Berdasarkan hadist Abdullah bin Abbas radhiallahu ‘anhu, bahwa nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

عُمْرَةٌ فِيْ رَمَضَانَ تَقْضِيْ حَجَّةًمَعِيْ

“Umroh pada bulan Ramadhan (pahalanya) menyamai pahala haji bersamaku”. (Shahih : HR. Bukhari, Muslim).

Cuaca / Iklim Mekkah Madinah Januari 2021

Kota Mekkah memiliki iklim gurun, berdasarkan Prakiraan cuaca bahwa bulan Januari Mekkah masih berada pada posisi musim dingin dengan suhu berkisar antara 30°C (tertinggi) dan 19°C (terendah).

Musim dingin biasanya dimulai di bulan November hingga Maret dengan puncak dimulai akhir Desember hingga Januari. Sedangkan musim panas dimulai di bulan April hingga Oktober dengan puncaknya mulai Juli. 

Sedangkan prakiraan cuaca Madinah Januari 2021 berkisar 24°C (tertinggi) dan 11°C (terendah). Suhu di kota Madinah lebih rendah dibandingkan Kota Mekkah.

Mewabahnya virus corona yang disebut juga Covid-19, menyebabkan ditutupnya pelaksanaan ibadah umroh sementara mulai 27 Februari 2020 sehingga banyak jamaah umroh yang sudah siap berangkat umroh tertunda.

Januari 2021 diharapkan covid sudah Allah angkat dari bumi ini dan Saudi kembali membuka pelaksanaan ibadah umroh kembali, yang tentunya dengan mengikuti standar protokol kesehatan mulai dari menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak (social distancing). Selain itu jamaah umroh diwajibkan melaksanakan vaksin covid sebagaimana halnya diwajibkan suntik meningitis.

Bagi calon jamaah umroh harus sudah mempersiapkan fisik untuk melaksanakan ibadah umroh dalam keadaan prima dengan menjaga pola makan sehat, rutin melaksanakan olahraga ringan, rajin mencuci tangan, social distancing, Quranic Immunity (meningkatkan daya tahan tubuh melalui rutin membaca Al-quran setiap hari) dan menggunakan masker jika keluar rumah.

Kloter awal keberangkatan umroh pasca pandemi Covid, diutamakan jamaah yang gagal berangkat mulai jadwal keberangkatan 27 Februari 2020 yang datanya sudah masuk SISKOPATUH (Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umroh dan Haji Khusus), dan jamaah yang sudah melakukan pelunasan biaya umroh 1441H.

 

Konsultasi Umroh Hubungi :
Firza Fitri

HP : 0813.26.62.36.35 ( WA )

× Chat melalui WA